MEMANGGIL KEMBALI PAKEONG
Penulis:
Bayu Suta Wardianto
Copyright © Rumah Kreatif Wadas Kelir, 2026
Hak Cipta ada pada Penulis
ISBN:
Penyunting: Heru Kurniawan
Tata Letak: Rafli Adi Nugroho
Sampul dan Ilustrasi: Maulana Arifin
Penerbit Rumah Kreatif Wadas Kelir
Karangklesem Rt 07 Rw 05 Purwokerto Selatan, Banyumas
E-mail: wadaskelirpublisher@gmail.com
Layanan sms/wa: 0895349855554
Cetakan 1, 2026
x + 142 hlm
Sinopsis:
Buku ini lahir dari kegelisahan sekaligus kekaguman. Kegelisahan karena Pakeong adalah salah satu dari sekian banyak warisan budaya yang berdiri di ujung kepunahan, tergerus bukan oleh bencana mendadak, melainkan oleh erosi yang perlahan dan senyap. Modernisasi, perubahan pola agraris, dan tekanan normatif dari tafsir keagamaan formal yang kerap memandang ritual semacam ini dengan kecurigaan, telah bersama-sama mempersempit ruang hidup tradisi ini. Kekaguman hadir karena dalam setiap gestur ritualnya, Pakeong menyimpan kedalaman yang sulit diabaikan, yakni kosmologi yang terstruktur, etika ekologis yang kontekstual, dan spiritualisme yang tertanam dalam keseharian hidup masyarakat petani.
Judul buku ini, Memanggil Kembali Pakeong, dipilih bukan secara kebetulan. “Memanggil kembali” adalah padanan dari apa yang dilakukan ritual itu sendiri, yaitu memanggil hujan, memanggil keseimbangan, memanggil kembali hubungan yang telah lama renggang antara manusia dengan ekosistem yang menopang hidupnya. Pada saat bersamaan, judul ini juga merupakan deklarasi niat dari buku ini sendiri, yakni memanggil kembali perhatian kita kepada tradisi yang hampir terlupakan, mengundang kembali diskursus tentang nilai-nilai kearifan lokal ke dalam ruang-ruang yang lebih luas, baik akademik, kebijakan budaya, maupun kesadaran publik.




Ulasan
Belum ada ulasan.